Banner Image

All Services

Writing & Translation General / Other Writing

matematika, entry data, content writing

$5/hr Starting at $30

saya mampu mengajarkan mata pelajaran matematika dasar untuk anak sd maupun smp, saya juga akan melayani entry data dangan semaksimal mungkin. Dan karna saya hobi menulis, mungkin saya akan mendalami content writing ini. saya juga telah mengirimkan beberapa artikel ke beberapa situs. saya juga menulis cerpen, yang akan saya lampirkan berikut ini

BINGUNG 

Langit yang kelam, rembulan malam yang bersembunyi seolah tak ada yang boleh melihat sinarnya sedikitpun. Seakan akan langit mendukung suasana hati seorang gadis yang beranjak dewasa itu sedang sekelam langit malam itu. Merenung sepertinya adalah hobi baru gadis itu, untuk meneteskan air mata pun tidak mampu dilakukannya. 

Malam semakin larut, angin pun semakin kencang menerpa tubuh ramping gadis itu. Bingung. Gadis itu tidak tahu apa yang dipikirkannya, semua yang dipikirannya seperti labirin yang tak kunjung menemui jalan keluarnya. Bahkan suara kendaraan yang berlalu lalang didepan rumahnya tidak mengusik pikirannya yang sibuk entah kemana.

Otak yang sangat berisik, yang bahkan sangat sulit dikendalikan oleh pemiliknya sendiri. Andai saja otak bisa ditukarkan, mungkin sudah dilakukan gadis itu sejak dulu. 

Otak yang berjalan sendiri memikirkan kuliah yang tidak jelas, keuangan orang tua yang tidak stabil, teman teman yang satu persatu perlahan pergi, suara tetangga dan saudara yang sering mengomentari hidupnya, hingga terbesit sedikit dalam benaknya “kalo aku bunuh diri reaksi mereka gimana ya?” beruntung akal sehatnya menolak kata hati yang kotor itu. Mungkin masih banyak cobaan yang yang harus dicoba, dia tidak boleh menyerah demi orang tua yang sudah mengeluarkan banyak uang untuk mencukupi kebutuhannya. 

Tidak masalah banyak orang yang kurang suka dengannya, mungkin di kehidupan sebelumnya dia memiliki dosa yang besar sehingga harus membayarnya dikehidupan sekarang. Egois memang alam ini, memaksa seorang gadis rapuh yang kebingungan untuk terpaksa hidup yang bahkan dia tidak tahu apa tujuan hidupnya. 

Suara denting ponsel mengagetkannya, siapa yang menelfon selarut ini? Ada perlu apa dia? Gadis itu bergegas mengangkat telfon seseorang yang ternyata mengingatkan untuk bergegas tidur dan sejenak melupakan beban pikiran. Ah ternyata masih ada yang peduli dengan gadis itu. 

Tetapi, tidur katanya? Apakah bisa? Bahkan untuk menutup mata saja gadis itu tidak yakin apakah dia berani? Tekad, ya dia harus bertekad untuk tidur agar pikirannya sedikit damai. Memang, malam adalah waktu yang tepat untuk meluapkan emosi. Namun dia tidak boleh terlalu tenggelam. 

Tak terasa hari hari berjalan, setiap langkah gadis itu penuh kebingungan. 

Apa yang dibingungkannya? Tidak tahu. 

Apakah dia tidak punya teman hingga kondisinya seperti itu? 

Apakah dia kurang dekat dengan tuhannya? 

Apakah dia tidak dekat dengan keluarganya? Tidak. 

Dia punya teman, dia melakukan ibadah sesuai dengan keyakinannya, dia bahkan setiap hari bertemu dan berbincang dengan keluarganya. 

Namun apa yang membuat kondisinya seperti itu?                 

About

$5/hr Ongoing

Download Resume

saya mampu mengajarkan mata pelajaran matematika dasar untuk anak sd maupun smp, saya juga akan melayani entry data dangan semaksimal mungkin. Dan karna saya hobi menulis, mungkin saya akan mendalami content writing ini. saya juga telah mengirimkan beberapa artikel ke beberapa situs. saya juga menulis cerpen, yang akan saya lampirkan berikut ini

BINGUNG 

Langit yang kelam, rembulan malam yang bersembunyi seolah tak ada yang boleh melihat sinarnya sedikitpun. Seakan akan langit mendukung suasana hati seorang gadis yang beranjak dewasa itu sedang sekelam langit malam itu. Merenung sepertinya adalah hobi baru gadis itu, untuk meneteskan air mata pun tidak mampu dilakukannya. 

Malam semakin larut, angin pun semakin kencang menerpa tubuh ramping gadis itu. Bingung. Gadis itu tidak tahu apa yang dipikirkannya, semua yang dipikirannya seperti labirin yang tak kunjung menemui jalan keluarnya. Bahkan suara kendaraan yang berlalu lalang didepan rumahnya tidak mengusik pikirannya yang sibuk entah kemana.

Otak yang sangat berisik, yang bahkan sangat sulit dikendalikan oleh pemiliknya sendiri. Andai saja otak bisa ditukarkan, mungkin sudah dilakukan gadis itu sejak dulu. 

Otak yang berjalan sendiri memikirkan kuliah yang tidak jelas, keuangan orang tua yang tidak stabil, teman teman yang satu persatu perlahan pergi, suara tetangga dan saudara yang sering mengomentari hidupnya, hingga terbesit sedikit dalam benaknya “kalo aku bunuh diri reaksi mereka gimana ya?” beruntung akal sehatnya menolak kata hati yang kotor itu. Mungkin masih banyak cobaan yang yang harus dicoba, dia tidak boleh menyerah demi orang tua yang sudah mengeluarkan banyak uang untuk mencukupi kebutuhannya. 

Tidak masalah banyak orang yang kurang suka dengannya, mungkin di kehidupan sebelumnya dia memiliki dosa yang besar sehingga harus membayarnya dikehidupan sekarang. Egois memang alam ini, memaksa seorang gadis rapuh yang kebingungan untuk terpaksa hidup yang bahkan dia tidak tahu apa tujuan hidupnya. 

Suara denting ponsel mengagetkannya, siapa yang menelfon selarut ini? Ada perlu apa dia? Gadis itu bergegas mengangkat telfon seseorang yang ternyata mengingatkan untuk bergegas tidur dan sejenak melupakan beban pikiran. Ah ternyata masih ada yang peduli dengan gadis itu. 

Tetapi, tidur katanya? Apakah bisa? Bahkan untuk menutup mata saja gadis itu tidak yakin apakah dia berani? Tekad, ya dia harus bertekad untuk tidur agar pikirannya sedikit damai. Memang, malam adalah waktu yang tepat untuk meluapkan emosi. Namun dia tidak boleh terlalu tenggelam. 

Tak terasa hari hari berjalan, setiap langkah gadis itu penuh kebingungan. 

Apa yang dibingungkannya? Tidak tahu. 

Apakah dia tidak punya teman hingga kondisinya seperti itu? 

Apakah dia kurang dekat dengan tuhannya? 

Apakah dia tidak dekat dengan keluarganya? Tidak. 

Dia punya teman, dia melakukan ibadah sesuai dengan keyakinannya, dia bahkan setiap hari bertemu dan berbincang dengan keluarganya. 

Namun apa yang membuat kondisinya seperti itu?                 

Skills & Expertise

Blurb WritingContent WritingData EntryLetter WritingManuscript

0 Reviews

This Freelancer has not received any feedback.